Berjemur Di Bawah Sinar Matahari Untuk Mengurangi Resiko Terserang Virus Corona Saat Puasa di Bulan Suci Ramadhan 1442 H

Berjemur di bawah sinar matahari, penting untuk meningkatkan produksi vitamin D3. Salah satu fungsi utama vitamin ini adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh dalam melawan mikroorganisme penyebab penyakit, salah satunya virus corona penyebab penyakit COVID-19.

Sinar matahari menghasilkan sinar UV (ultraviolet) yang menyentuh permukaan kulit untuk diubah oleh tubuh menjadi vitamin D. Vitamin D dibutuhkan untuk menjalankan fungsi metabolisme kalsium, imunitas tubuh, serta mentransmisi kerja otot dengan saraf.

Oleh karena itu, dianjurkan berjemur selama 15 menit saja pada waktu yang tepat, antara jam 10.00-15.00, yang dapat bertahan dua kali lebih lama dalam darah, jika dibandingkan dengan vitamin D yang dikonsumsi dalam bentuk suplemen atau makanan. Kegiatan berjemur ini setidaknya dilakukan dua hingga tiga kali seminggu, agar dapat mengurangi resiko terserang virus corona selama menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.

Agar kegiatan berjemur di bawah sinar matahari dapat dilakukan dengan nyaman dan aman, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pilih tempat yang baik dan nyaman agar bisa menggunakan pakaian yang tidak terlalu tertutup sehingga sinar matahari langsung mengenai kulit. Saat berjemur, coba lakukan aktivitas lain, seperti jalan santai, duduk atau membaca buku di area terbuka, menyiram bunga, berkebun, mencuci kendaraan, menyapu halaman rumah, dan lain sebagainya. Sudahi berjemur jika kulit mulai terasa panas, dan segera minum air putih agar tidak terjadi dehidrasi.

Berjemur Di Bawah Sinar Matahari Untuk Mengurangi Resiko Terserang Virus Corona Saat Puasa di Bulan Suci Ramadhan 1442 H

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × five =